Tanaman torbangun telah banyak diteliti kandungan zat gizi dan manfaatnya bagi kesehatan. Peneliti dari Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. drh. Muhammad Rizal Martua Damanik, MRepSc, PhD menunjukkan bahwa daun torbangun dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas ASI serta status gizi anak yang dilahirkan.

Secara tradisional, daun torbangun dikonsumsi dalam bentuk segar atau dimasak dengan santan. Saat ini telah banyak dikembangkan berbagai macam produk olahan berbasis daun torbangun, seperti susu kedelai torbangun, minuman ringan, bubble pearls, puding torbangun, kapsul serbuk daun torbangun, dan cookies.

Cookies atau kue kering merupakan makanan yang banyak digemari oleh semua kalangan dan dapat dikonsumsi dengan mudah setiap saat. Cookies torbangun mempunyai keunggulan yaitu rasanya enak, renyah, dan mengandung zat gizi yang tinggi. Pengolahan daun torbangun sebagai bahan tambahan dalam pembuatan cookies ini dapat meningkatkan umur simpan daun torbangun daripada dalam bentuk segar.

Cookies torbangun merupakan produk pangan inovatif yang dapat menjadi sumber zat gizi mikro. Dewasa ini, pemenuhan zat gizi mikro masih belum terlalu diperhatikan. Padahal, pemenuhan zat gizi mikro ini sangat penting walaupun hanya dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit. Torbangun mengandung zat gizi mikro yang tinggi sehingga dapat menjadi alternatif pemenuhan zat gizi mikro bagi masyarakat.

Mahasiswa Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia IPB, Anita Lusiya Dewi, melakukan sebuah penelitian untuk mendapatkan formula cookies berbasis pati umbi garut dengan penambahan torbangun yang tepat. Pati garut sebagai alternatif pengganti tepung terigu yang merupakan sumber karbohidrat dan energi yang mudah dicerna, sedangkan daun torbangun sebagai sumber zat gizi mikro, terutama besi dan kalsium.

Torbangun ditambahkan dalam bentuk tepung agar dapat dipadukan dengan pati garut. Tepung dapat dibuat dengan teknologi drumdryer pada suhu 60 – 80 0C selama 20 detik. Pengolahan dengan teknologi ini memberikan efek positif terhadap kualitas torbangun, yaitu kandungan gizi dapat terjaga serta tepung yang dihasilkan masih berwarna hijau cerah.

Cookies pati garut dengan penambahan tepung torbangun memberikan after taste yang sedikit pahit dan menimbulkan aroma yang langu. Perbaikan mutu pangan cookies bisa dilakukan dengan menambahkan flavor yang kuat. Flavor yang dapat digunakan seperti mocca, cokelat, butter cookies, dan lain sebagainya.

Kandungan kalsium dan zat besi pada produk makanan komersil sudah cukup banyak beredar di pasaran. Namun, biasanya sumber zat gizi tersebut berasal dari suplementasi yang bukan dari bahan alami. Cookies daun torbangun dapat menyediakan zat gizi mikro dari bahan alami sehingga tidak memerlukan suplementasi. (IFR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here